Polres Kuningan Polda Jabar – Perlindungan terhadap tumbuh kembang remaja dari pengaruh negatif lingkungan luar terus diutamakan oleh kepolisian sektor. Kemitraan yang kokoh bersama sekolah menjadi sarana paling ampuh dalam mencegah masuknya budaya melanggar hukum.
Giat upacara pengibaran bendera yang sarat akan nilai pembinaan kedisiplinan tersebut diselenggarakan pada Senin, 21 September 2026.
Sejak sekira pukul 06.30 WIB, atmosfer tertib sudah terlihat di lapangan utama sekolah. Arahan yang disampaikan memuat imbauan tegas agar para pelajar tidak terjebak dalam pergaulan bebas, geng motor, maupun peredaran gelap zat adiktif.
Upacara bendera ini dipimpin secara langsung oleh Plt. Kapolsek Mandirancan IPTU Arif Rahmansyah, S.E. bertempat di SMAN 1 Mandirancan. Hadir mendampingi adalah Kepala Sekolah Bapak H. R. Jajuli, S.Pd., M.Pd., segenap Dewan Guru, Staf Pengajar, serta 725 siswa dan siswi SMAN 1 Mandirancan.
Plt. Kapolsek Mandirancan IPTU Arif Rahmansyah, S.E. menyampaikan pesan inti amanat yaitu tegaskan larangan bullying, taati aturan, hindari tawuran, jauhi narkoba dan geng motor, serta tertibkan knalpot brong. Beliau juga memotivasi siswa untuk menerapkan 7 kebiasaan baik kementerian serta bekerja sama dengan guru menuju Indonesia Emas 2045.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H. melalui Plt. Kapolsek Mandirancan IPTU Arif Rahmansyah, S.E. menegaskan komitmen Polres Kuningan untuk terus mengawal ketertiban lingkungan sekolah demi terciptanya kamtibmas yang aman dan damai.
