
SINERGI TANPA BATAS: KETIKA POLISI DAN WARGA BAHU-MEMBAHU BANGUN AKSES DESA
KUNINGAN – Kebersamaan bukan sekadar kata-kata, melainkan kekuatan yang mampu menghadirkan perubahan nyata. Ketika kepedulian bertemu dengan semangat gotong royong, sebuah harapan dapat diwujudkan melalui kerja bersama. Semangat inilah yang ditunjukkan Polres Kuningan bersama masyarakat dalam kegiatan bakti sosial pembangunan jalan bertajuk “Polisi Bersama Masyarakat”, Kamis (29/10/2026), pukul 14.30 WIB hingga selesai, bertempat di Dusun Seklok, Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan.
Dalam suasana penuh keakraban dan semangat persaudaraan, personel Polri bersama unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat turun langsung bahu-membahu membangun akses jalan yang menghubungkan Dusun Seklok, Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, dengan Dusun Cisalak, Desa Cipedes, Kecamatan Ciniru.
Seragam cokelat personel kepolisian berpadu dengan pakaian sederhana warga. Tangan-tangan yang berbeda profesi bergerak dalam satu tujuan, menyatukan tenaga dan kepedulian demi menghadirkan akses jalan yang lebih baik bagi masyarakat. Tidak ada sekat antara polisi dan warga, semuanya melebur dalam semangat pengabdian dan gotong royong.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., memberikan arahan melalui Kapolsek Lebakwangi IPTU Suhandi, S.M., sebagai bentuk dorongan agar semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan sinergitas antara Polri dengan masyarakat terus diperkuat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Maleber H. Diding Wahyudin, S.Pd., M.Si., Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon, Kasat Samapta Polres Kuningan AKP Mukhali, S.H., M.H., Kapolsek Lebakwangi IPTU Suhandi, S.M., Kapolsek Ciniru AKP Asep Saepul Rakhman, Kepala Desa Cipakem H. Uci Sanusi, S.Ag., perangkat Desa Cipakem, serta masyarakat Dusun Seklok Desa Cipakem dan masyarakat Dusun Pangampoan serta Cisalak Desa Cipedes.
Pembangunan akses jalan tersebut diharapkan menjadi penghubung penting bagi masyarakat dalam menunjang berbagai aktivitas kehidupan. Mulai dari memperlancar mobilitas warga, memudahkan akses antardusun dan antardesa, hingga mendukung kelancaran kegiatan sosial serta perekonomian masyarakat.
Namun, makna kegiatan ini jauh lebih besar daripada sekadar pembangunan infrastruktur. Di balik setiap tenaga yang dicurahkan, tumbuh rasa persaudaraan, kepercayaan, dan kepedulian yang semakin kuat. Gotong royong menjadi bukti bahwa kemajuan desa bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil dari kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
Kehadiran Polri dalam kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa pengabdian kepolisian tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Melalui kegiatan “Polisi Bersama Masyarakat”, Polres Kuningan terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat, membangun kedekatan secara humanis, serta mendorong tumbuhnya budaya gotong royong sebagai kekuatan dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik.
Hari itu, polisi dan masyarakat tidak hanya membangun jalan untuk menghubungkan dua wilayah. Mereka juga sedang membangun jembatan persaudaraan, menumbuhkan kepercayaan, dan membuka jalan bagi harapan baru. Sebab, ketika kebersamaan menjadi kekuatan, kemajuan desa dapat diperjuangkan bersama.
POLISI BERSAMA MASYARAKAT
Bersatu dalam Kepedulian, Bergotong Royong dalam Pengabdian, Bersama Membangun Kemajuan.
POLRES KUNINGAN
Presisi dalam Tugas, Humanis dalam Pelayanan, Nyata dalam Pengabdian.