
Desa Mekarsari Siap Bersolek, Program Prioritas Ditentukan Lewat Musrenbangdes
KUNINGAN – Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, terus mematangkan langkah pembangunan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun 2026. Forum tersebut menjadi ruang bersama untuk menyerap aspirasi sekaligus menentukan program prioritas yang akan menjadi arah pembangunan desa ke depan.
Musrenbangdes yang dilaksanakan pada Rabu (23/9/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut bertempat di Aula Balai Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber. Kegiatan digelar dalam rangka pembahasan dan penyepakatan Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKP Desa) Tahun 2027 serta Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintahan Desa (DU-RKP Desa) Tahun 2028.
Kegiatan dihadiri Camat Maleber yang diwakili Ka Tim 2 Selamat Maleber Iim Abdurrahim, M.M., Plt. Kapolsek Lebakwangi IPTU Kus Hermawan, Kepala Desa Mekarsari Carwan beserta perangkat desa, Ketua BPD Desa Mekarsari Jaenal Mahrudin, S.Pd.I., beserta anggota BPD, Ketua LPM, RT/RW dan lembaga Desa Mekarsari, Pendamping Desa Maman, Bidan Desa Mekarsari Anita Puspitasari, S.Tr.Keb., bersama kader Posyandu, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tamu undangan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya disampaikan sambutan dari Kepala Desa Mekarsari, Sekmat Maleber, dan Ketua BPD Desa Mekarsari, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi Musrenbangdes.
Dalam pembahasan tersebut, pemerintah desa bersama BPD dan unsur masyarakat membicarakan berbagai kebutuhan serta usulan pembangunan yang akan menjadi bahan dalam menentukan skala prioritas pembangunan desa. Perencanaan dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat agar program yang nantinya dituangkan dalam RKP Desa dapat memberikan manfaat secara nyata.
Musrenbangdes tidak hanya membahas pembangunan secara fisik, tetapi juga memberikan ruang terhadap program nonfisik yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, peningkatan pelayanan, serta berbagai bidang pembangunan lainnya. Penyusunan prioritas tersebut sekaligus memberikan gambaran dan pemahaman bersama dalam proses perencanaan serta penyusunan anggaran desa.
Keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan perencanaan pembangunan yang partisipatif. Aspirasi dari tingkat masyarakat diharapkan dapat terakomodasi secara proporsional sehingga pembangunan Desa Mekarsari ke depan dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan sesuai kebutuhan.
Kehadiran Polri dalam Musrenbangdes tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap proses pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa. Selain memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, kehadiran personel Polsek Lebakwangi menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi serta sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Plt. Kapolsek Lebakwangi IPTU Kus Hermawan, menyampaikan bahwa proses perencanaan pembangunan yang melibatkan masyarakat merupakan langkah penting untuk mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran.
“Musrenbangdes merupakan forum strategis untuk menyatukan berbagai aspirasi dan menentukan program berdasarkan skala prioritas. Kami mendukung setiap proses pembangunan desa yang dilaksanakan secara terbuka, partisipatif, dan mengutamakan kepentingan masyarakat,” ujar IPTU Kus Hermawan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, BPD, lembaga desa, tokoh masyarakat dan seluruh elemen warga menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan pembangunan sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Kami akan terus mendorong komunikasi dan sinergi dengan pemerintah desa serta masyarakat. Dengan situasi yang aman dan kondusif, seluruh program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Setelah seluruh agenda pembahasan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kesimpulan dan doa penutup. Musrenbangdes Desa Mekarsari diharapkan menjadi pijakan bersama untuk menghadirkan program pembangunan yang lebih terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Desa Mekarsari siap bersolek—bukan sekadar mempercantik wajah desa, tetapi membangun dengan perencanaan, aspirasi, dan skala prioritas demi mewujudkan masyarakat yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
