
Wujudkan Tata Kelola Transparan, Pemdes Maleber Matangkan Rancangan Kerja Lewat Musrenbangdes
KUNINGAN – Pemerintah Desa Maleber, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, terus mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan partisipatif melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes).
Musrenbangdes Tahun Anggaran 2027 sekaligus pembahasan Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (DU-RKP) Tahun Anggaran 2028 tersebut digelar di Balai Desa Maleber, Senin (21/9/2026), dengan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, BPD, LPM, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat Desa Maleber.
Forum tersebut menjadi ruang bersama untuk membahas berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang akan menjadi bahan dalam penyusunan rencana kerja pemerintah desa. Berbagai usulan dibahas secara terbuka untuk menentukan skala prioritas pembangunan sesuai kebutuhan dan kondisi masyarakat.
Kehadiran masyarakat dalam Musrenbangdes menjadi bagian penting dalam mewujudkan proses perencanaan pembangunan yang partisipatif. Dengan keterlibatan berbagai unsur, rancangan program pembangunan diharapkan dapat disusun secara lebih terarah, transparan, dan sesuai dengan prioritas desa.
Bhabinkamtibmas Desa Maleber AIPDA Asep Adi Saputro turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan Polri terhadap proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.
Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kemitraan antara Polri dengan pemerintah desa, lembaga desa, serta masyarakat, sekaligus memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Plt. Kapolsek Lebakwangi IPTU Kus Hermawan, menyampaikan bahwa Polri mendukung setiap proses pembangunan desa yang melibatkan partisipasi masyarakat.
“Musrenbangdes merupakan forum penting untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menyusun prioritas pembangunan secara bersama. Polri melalui Bhabinkamtibmas akan terus mendukung kegiatan masyarakat serta menjaga komunikasi dan sinergi dengan seluruh unsur di desa,” ujar IPTU Kus Hermawan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, BPD, lembaga desa, tokoh masyarakat, warga, serta unsur TNI-Polri merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung kelancaran pembangunan.
Melalui Musrenbangdes ini, Pemdes Maleber diharapkan dapat menghasilkan rancangan kerja yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sehingga program pembangunan yang direncanakan dapat dilaksanakan secara transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Maleber.
