
Sertijab Kepala KUA Lebakwangi: Amanah Berlanjut, Pelayanan Umat Semakin Kuat
Kuningan – Serah terima jabatan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lebakwangi menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan pengabdian sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan Sertijab dan Pisah Sambut Kepala KUA Kecamatan Lebakwangi tersebut dilaksanakan pada Kamis, 10 September 2026, pukul 08.00 WIB sampai selesai, bertempat di Aula Kantor IPHI Kecamatan Lebakwangi.
Dalam prosesi tersebut, jabatan Kepala KUA Kecamatan Lebakwangi diserahterimakan dari H. Iwan Muhamad Ridwan, M.Pd.I. kepada H. Ahmad Sapei, SEI., ME. Pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar perubahan jabatan, tetapi menjadi bagian dari estafet amanah untuk melanjutkan pelayanan keagamaan yang profesional, tertib, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan dihadiri oleh Camat Lebakwangi Eko Yuyud Mahendra, A.P., M.Si., Danramil Lebakwangi Kapten Arh. Waris Hartoko, Plt. Kapolsek Lebakwangi Iptu Kus Hermawan, para Kepala UPTD/UPT se-Kecamatan Lebakwangi, Ketua MUI Kecamatan Lebakwangi sekaligus Ketua Da’i Kamtibmas Polres Kuningan KH. Ahmad Bayannudin, para Kasi Pelayanan, Kepala Desa se-Kecamatan Lebakwangi, serta tamu undangan lainnya.
Estafet Amanah dalam Bingkai Pengabdian
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya dilaksanakan pembacaan SKEP Serah Terima Jabatan di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia, yang menjadi dasar pelaksanaan pergantian tugas Kepala KUA Kecamatan Lebakwangi.
Prosesi inti ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan oleh pejabat lama dan pejabat baru. Penandatanganan tersebut menjadi simbol peralihan tanggung jawab sekaligus komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutan dan perkenalan, H. Iwan Muhamad Ridwan menyampaikan kesan serta pesan selama menjalankan tugas sebagai Kepala KUA Kecamatan Lebakwangi. Sementara itu, H. Ahmad Sapei memperkenalkan diri dan menyampaikan kesiapan untuk meneruskan pengabdian dengan semangat baru, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan umat.
Sinergitas Menjadi Kekuatan Pelayanan
Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tokoh agama, pemerintah desa, serta para pemangku kepentingan menunjukkan bahwa pelayanan keagamaan membutuhkan sinergitas dan kolaborasi lintas sektor.
KUA memiliki peran penting dalam pelayanan administrasi keagamaan, pembinaan keluarga, pelayanan pernikahan, serta penguatan kehidupan sosial keagamaan masyarakat. Karena itu, komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi fondasi untuk menciptakan pelayanan yang mudah, transparan, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Plt. Kapolsek Lebakwangi Iptu Kus Hermawan, terus mendorong terjalinnya sinergitas antara Polri dengan seluruh unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.
Dukungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri untuk hadir dalam setiap kegiatan masyarakat, membangun komunikasi yang harmonis, serta memperkuat kemitraan dalam mendukung pelayanan publik.
Menyambut Kepemimpinan Baru dengan Harapan Baru
Setelah prosesi sertijab dan sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa penutup serta ramah tamah. Suasana penuh keakraban terlihat dalam kesempatan tersebut, sekaligus menjadi ruang untuk menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama dan menyambut pejabat baru.
Pergantian kepemimpinan di KUA Kecamatan Lebakwangi diharapkan mampu menghadirkan energi baru tanpa menghilangkan nilai-nilai pengabdian yang telah dibangun sebelumnya. Pengalaman pejabat lama menjadi pijakan, sementara gagasan dan semangat pejabat baru menjadi harapan untuk menghadirkan pelayanan umat yang semakin kuat.
Dengan semangat amanah berlanjut, sinergitas menguat, dan pelayanan semakin dekat, KUA Kecamatan Lebakwangi diharapkan terus menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan keagamaan yang berintegritas serta mendukung terciptanya masyarakat yang harmonis.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, tertib, dan kondusif.
