
Menjinakkan Amarah Jago Merah: Kisah Satu Komando Sinergi Pemadam Karhutla
Kuningan – Ketika amarah si jago merah mulai menjalar di tengah lahan kering, kepanikan tidak boleh menjadi pilihan. Di balik kepulan asap dan kobaran api, hadir semangat pengabdian yang menyatukan TNI, Polri, Damkar, dan masyarakat dalam satu komando: menyelamatkan lingkungan, melindungi pemukiman, dan menjaga keselamatan warga.
Semangat tersebut tercermin dalam penanganan kebakaran lahan di Perum Griya Sindang Amanah, Dusun I RT 01 RW 02, Desa Sindang, Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Rabu (09/09/2026).
Api Menjalar, Kepedulian Berkobar
Peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 15.56 WIB, dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 1.000 meter persegi.
Awal mula kejadian diketahui oleh saksi, Sdr. Jaja Kasja, yang saat itu sedang beristirahat. Saksi melihat adanya api membakar semak-semak di belakang lahan Perum Griya Amanah. Kobaran api kemudian merambat ke daun-daun kering di sekitar lahan, menyebabkan kebakaran meluas.
Menyadari bahaya yang mengancam, saksi bersama warga sekitar segera bergerak melakukan upaya pemadaman. Tidak menunggu api semakin membesar, kepedulian masyarakat menjadi langkah awal dalam menghadapi ancaman kebakaran tersebut.
Tak lama berselang, Bhabinkamtibmas Polsek Lebakwangi bersama Babinsa Koramil Lebakwangi, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan, dan warga masyarakat bersatu melakukan penanganan.
Satu Komando, Api Berhasil Dijinakkan
Kondisi lahan yang dipenuhi semak-semak dan daun kering membuat kobaran api berpotensi merembet ke pemukiman penduduk yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Dalam situasi tersebut, sinergi lintas instansi menjadi kekuatan utama. TNI, Polri, Damkar, dan masyarakat bergerak bersama, saling mendukung dalam upaya memadamkan api.
Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh unsur, kobaran api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 30 menit.
Namun, perjuangan belum berakhir. Api yang telah padam tetap menyisakan potensi bara yang dapat kembali menyala.
Menyisir Bara, Menjaga Asa
Sebagai langkah antisipasi, anggota Polsek Lebakwangi, anggota Koramil Lebakwangi, petugas Damkar, serta warga masyarakat melaksanakan penyisiran di area kebun yang telah terbakar.
Penyisiran dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih menyala dan berpotensi menyebabkan kebakaran kembali. Kegiatan pemantauan berlangsung hingga sekira pukul 19.00 WIB.
Langkah tersebut menjadi wujud kewaspadaan bersama dalam menjaga keamanan lingkungan, sekaligus mencegah kobaran api kembali mengancam rumah-rumah warga.
Sementara itu, penyebab kebakaran lahan tersebut masih belum diketahui.
Kapolres Kuningan: Sinergi Adalah Kekuatan
Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., melalui Plt. Kapolsek Lebakwangi IPTU Kus Hermawan, menyampaikan apresiasi terhadap seluruh unsur yang telah bergerak cepat dan bersinergi dalam penanganan kebakaran lahan di Desa Sindang.
“Sinergi TNI, Polri, Damkar, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadapi setiap potensi bencana. Gerak cepat dan kepedulian bersama sangat diperlukan untuk mencegah api meluas serta melindungi keselamatan warga,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di area yang dipenuhi semak-semak dan daun kering.
“Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Apabila melihat adanya titik api atau asap mencurigakan, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” tambahnya.
Ketika Sinergi Menjadi Benteng
Kebakaran lahan di Perum Griya Sindang Amanah menjadi gambaran nyata bahwa semangat gotong royong mampu menjadi benteng dalam menghadapi ancaman bencana.
Bukan sekadar memadamkan api, perjuangan TNI, Polri, Damkar, dan warga masyarakat juga menjadi bukti hadirnya kepedulian untuk melindungi pemukiman, menjaga lingkungan, serta memastikan rasa aman tetap menyala di tengah masyarakat.
Satu komando dalam pengabdian, satu tekad menjinakkan api, bersama menjaga keselamatan negeri.
